Cerita Kami
Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Bali
Forum Pengurangan Risiko (FPRB) Provinsi Bali adalah organisasi yang dibentuk untuk menampung inspirasi para penggiat kebencanaan di Bali yang tidak bisa terfasilitasi oleh sistem birokrasi pemerintahan.
Kegiatan Kami
Cuplikan dokumentasi kegiatan kolaborasi, pelatihan, dan aksi lapangan FPRB Provinsi Bali bersama mitra dan masyarakat.
13 momen kegiatan
Sejarah & Perjalanan
Dengan bermodal semangat dan keinginan untuk membangun Bali tangguh bencana, beberapa aktivis kebencanaan di Bali berkumpul dan berdiskusi membahas isu-isu strategis terkait pengurangan risiko bencana yang semestinya menjadi landasan dalam pembangunan di Bali. Dari diskusi inilah lahir ide untuk menyatukan para penggiat bencana untuk membuat sesuatu yang dapat dikontribusikan kepada pemerintah di Provinsi Bali dalam mewujudkan pembangunan Bali yang berwawasan pengurangan risiko bencana.
Walaupun belum mendapat pengakuan dalam bentuk pengesahan oleh pemerintah, organisasi ini tetap bekerja sesuai amanah yang dirumuskan dalam AD/ART. Tertatih-tatih namun tetap optimis membangun konsep dan kerja-kerja efektif dalam pengurangan risiko bencana di Bali. Nafas tersengal namun masih belum pernah henti nafas.
Untuk menyiasati kondisi ini, pengurus FPRB Provinsi Bali mencoba menggalang kerja sama dengan beberapa mitra seperti APAD Jepang, JICA, dan GIZ Jerman. Beberapa kerja sama di awal dilakukan hanya untuk memastikan organisasi tetap ada dan bisa berjalan, yang kemudian ditingkatkan menjadi kerja sama dan dukungan intens yang membawa FPRB Provinsi Bali lebih mampu untuk berkarya nyata dan mengambil peran penting dalam menyusun perencanaan PRB di masa mendatang.
Kerja-kerja tersebut kemudian menarik perhatian pemerintah untuk memberikan pengakuan, diwujudkan dengan mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur tentang susunan pengurus FPRB Provinsi Bali. Dengan diterbitkannya surat keputusan tersebut, harapannya pemerintah Provinsi Bali akan mengambil peran dalam pembiayaan pelaksanaannya sesuai bunyi klausal yang tertuang di dalamnya.
Struktur Kepengurusan & Pentahelix
Struktur kepengurusan FPRB Bali sedikit berbeda dengan struktur pengurus FPRB provinsi pada umumnya. FPRB Provinsi Bali menempatkan unsur pentahelix dan aliansi sebagai bagiannya, sehingga di Bali hanya ada satu forum PRB yakni FPRB Provinsi Bali yang membawahi lima forum helix yang selanjutnya disebut Sub Forum Pentahelix dan Aliansi — komponen di luar pentahelix yang selama ini menjadi pelaku aktif dalam kegiatan penanggulangan bencana di Bali.
Visi
Terwujudnya FPRB Provinsi Bali sebagai tolok ukur pelaksanaan PRB menuju Bali tangguh bencana.
Misi
- Memperkuat solidaritas kemanusiaan, kebersamaan, persatuan, dan kesatuan dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana; dan
- Memupuk soliditas, saling pengertian, dan kerja sama antar pelaku penanggulangan bencana di wilayah Provinsi Bali.
Pentahelix & Aliansi
Kerangka organisasi FPRB Provinsi Bali dalam mengorkestrasi aktor pengurangan risiko bencana.
Sub Forum Pentahelix
Lima forum helix di bawah FPRB Provinsi Bali yang mengkoordinasikan pemerintah, akademisi, bisnis, masyarakat, dan media.
Aliansi Penggiat Bencana
Jaringan komponen di luar pentahelix yang menjadi pelaku aktif penanggulangan bencana di Bali.
Kolaborasi Internasional
Kemitraan strategis dengan APAD Jepang, JICA, GIZ Jerman, dan mitra lain untuk memperkuat kapasitas PRB.